Seseorang yang memiliki bentuk bibir tidak tebal namun juga tidak tipis, maka mereka termasuk orang yang mandiri dan cenderung independen dalam hubungan mereka. Mereka menghargai kasih sayang, tetapi pada saat yang sama, mereka tidak menyukai kehidupan ‘drama’.
Seseorang yang memiliki bibir lebih besar termasuk orang yang peduli terhadap orang lain. Mereka lebih mementingkan kebutuhan orang lain terlebih dahulu sebelum dirinya.
Kalau seseorang yang memiliki bibir tebal, mereka dianggap sebagai orang yang sangat dermawan.
Seseorang yang memiliki bibir tipis dikenal lebih kompetitif dan kesepian. Mereka lebih senang menghabiskan waktu sendirian daripada harus berkumpul dengan orang lain.
(Dinno Baskoro)