Dalam kesempatan yang sama, Asdep Manajemen Strategis Kemenpar Frans Teguh mengatakan, di era digital saat ini, kaum milenial merupakan pemeran utama dalam hal teknologi.
“Kaum Generasi Y ini mudah terlihat dengan kegemaran mereka berwisata dan lebih senang bepetualang, dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Minimnya pengalaman tidak mengurungkan niat mereka untuk mengaktualisasi diri. Ini yang membedakan generasi sebelumnya yang sudah berpengalaman dan lebih menyenangi aktivitas yang sudah jelas,” kata Frans.
Wisatawan milenial akan terus tumbuh dan menjadi pasar utama. Diproyeksikan pada tahun 2030 mendatang, pasar pariwisata Asia didominasi wisatawan milenial berusia 15-34 tahun mencapai angka 57%. Di China, kaum milenial mencapai 333 juta, Filipina 42 juta, Vietnam 26 juta, Thailand 19 juta, sedangkan Indonesia 82 juta.
(Utami Evi Riyani)