“Selain daya tarik hiburan, kehadiran aneka mainan anak tradisional ini, juga sebagai sarana memperkenalkan akan keberadaan mainan asli anak Indonesia, agar keberadaannya tidak punah dengan kehadiran mainan anak yang berteknologi modern," tukasnya.
Dia menambahkan, pemilihan Semarang sebagai tempat penyelenggaraan festival karena kota ini menjadi tempat pembuatan jalur kereta api pertama di Indonesia. Sementara untuk Lawang Sewu, dikarenakan dahulu merupakan kantor yang digunakan sebagai Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) pada masa kolonial, dan saat ini telah menjadi salah satu landmark Kota Semarang.
(Baca Juga: Dari Donat hingga Peuyem, Ini 5 Ragam Olahan Enak dari Singkong)