Para Dokter Ciptakan Es Krim Ganja Khusus Penderita Kanker

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Selasa 09 Oktober 2018 16:32 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

UPAYA untuk mengurangi dampak kemoterapi terus dianalisa. Banyak pasien kanker yang kemudian merasa "kurang beruntung" dengan mengonsumsi obat-obatan kemoterapi.

Kita tidak bisa menutup mata bahwa efek samping dari penggunaan obat kemoterapi adalah rontoknya rambut, menggelapnya wajah, hingga sistem imun yang menurun. Tak hanya itu, nyeri atau perasaan tidak enak badan menjadi dampak biasa yang bakal dirasakan pasien kemoterapi.

Nah, untuk meminimalisir nyeri dan ketergantungan obat pereda nyeri, beberapa dokter di Florida menciptakan sesuatu yang unik dan diyakini bisa membuat pengguna obat kemoterapj lebih bahagia dengan kehidupannya.

Ya, mereka menciptakan es krim dengan kandungan ganja di dalamnya. Hal ini bukan tanpa sebab. Merujuk pada beberapa referensi medis, dijelaskan bahwa kandungan cannabidiol (CBD) di dalam ganja mampu meredakan rasa nyeri pada penderita kanker. Nah, agar pengonsumsian CBD lebih enak, es krim ini diciptakan.
Baca Juga: Beredar Foto yang Diambil pada Tahun 1940, Ada Sosok yang Bikin Geger Jagad Maya!

Dilansir Okezone dari Daily Mail, Selasa (9/10/2018), sekitar 30 klinik di Florida sudah menjual es krim bernama Heavenly Hash ini yang dibuat dari CBD atau senyawa non-psikoaktif utama yang ditemukan dalam ganja, di mana senyawa ini diyakini tidak membuat Anda "high" seperti yang dikhawatirkan banyak orang.

Para dokter mengatakan bahwa sejak pasien mereka mulai mengonsumsi produk ini, mereka telah melihat bahwa ada efek berkurangnya pasien akan ketergantunganresep obat untuk mengelola efek samping dari kondisi kronis yang mereka alami.

Heavenly Hash Creamery, yang berbasis di Manatee County, Florida, mulainya diproduksi co-owner dan COO Matthew Eastman dan istrinya sebagai toko es krim biasa.

Kemudian, rumah es krim tersebut tumbuh menjadi Lickity Splits Ice Cream dan setelah transaksi menguntungkan dengan Tropicana Field dan Amalie Arena - rumah tim MLB Tampa Bay Rays dan Tim NHL Tampa Bay Lightning, Eastman ingin mencoba usaha baru yang mana itu adalah es krim ganja tersebut.

Dia bertemu perawat onkologi Susan Scherer, yang ingin membuat es krim tinggi lemak dan protein tinggi yang mengandung CBD. Dan setelah itu, es krim ganja mereka pun jadi dan sudah dipasarkan di Florida.

Baca Juga: Astaga Kelakuan Netizen, Ramai-Ramai Pamer Bokong di Objek Wisata Bali

Ide awalnya adalah untuk memastikan pasien kanker makan dengan benar selama perawatan kemoterapi dan juga sekaligus mengurangi efek samping seperti mual, muntah dan nyeri neuropatik, serta perasaan depresi, dan kecemasan.

"Dengan biaya perawatan kesehatan yang terus meningkat, kami menemukan solusi bahwa mereka dapat mengendalikan biaya penggunaan obat pereda nyeri dengan es krim ini," kata Scherer kepada Daily Mail Online. "Mereka tidak harus menggunakan opioid atau obat untuk tidur, mereka tidak perlu membayar apa pun lagi," sambungnya.

Scherer menambahkan bahwa satu dari empat pasien kanker akan mati karena cachexia, yang menyebabkan tubuh semakin lemah dan tak berdaya. "Di sini kami dapat membantu mereka dengan perawatan mereka dan memberi mereka sesuatu yang tinggi lemak dan tinggi protein sehingga mereka tidak mengalami penurunan berat badan yang drastis," paparnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya