Sembuh dari Skoliosis, Gadis Cantik Ini Sukses Menjadi Penari

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Rabu 10 Oktober 2018 04:30 WIB
Lily Ritchie (Foto: Press Association)
Share :

SEBAGIAN orang bermimpi menjadi penari. Gerakan lentur dan lincah saat berada di atas panggung pasti akan sangat menghibur dan membuat siapapun terkesima. Seorang penari juga bisa mencapai ketenaran layaknya seorang artis dengan bakat serta talenta yang dimilikinya.

Dalam kehidupan, kebanyakan orang memiliki impian atau ambisi yang tidak bisa mereka penuhi. Beberapa orang mungkin ingin memiliki cita-cita berdasarkan fantasi masa kecilnya, seperti ingin menjadi bajak laut atau kemampuan untuk terbang.

Namun, berbeda halnya dengan seorang gadis cantik bernama Lily Ritchie. Ia sangat ingin sekali menjadi seorang penari. Tapi, alam telah menggagalkan mimpinya. Hal tersebut terjadi karena Lily mengalami kelainan tulang belakang melengkung sebagai akibat dari skoliosis.

Punggung Lily yang bengkok membuat ia sadar diri dan mengenakan pakaian longgar untuk menyembunyikan kondisinya. Namun, setelah operasi yang berhasil mengubah kehidupannya, Lily sekarang bisa bebas menari sesuai dengan isi hatinya.

 (Baca Juga:Penelitian Ungkap Orangtua Merasa Stres dengan Anaknya 6 Kali Sehari)

Ibu Lily, Julia, yang tinggal di South Kirkby di West Yorkshire, pertama kali menyadari bahwa ada yang salah dengan putrinya ketika dia melihatnya mengenakan bikini saat berlibur di Yunani. Lily telah mengatakan kepadanya bahwa ia terlihat 'membungkuk' di satu sisi tubuhnya sejak usia 12 tahun.

Lily dirujuk ke dokter spesialis di rumah sakit Leeds General Infirmary pada September 2016, di tempat itu mereka diberitahu bahwa gadis itu perlu dioperasi.

“Lily benar-benar marah. Kami diberitahu bahwa ia membutuhkan fusi tulang belakang, untuk memadukan tulang belakang, untuk memperbaiki kelainan bentuk. Proses ini membutuhkan enam jam operasi, dengan periode pemulihan selama seminggu. Selama itu ia mencoba untuk mengambil langkah kecil setiap hari dan tidak kembali ke sekolah sampai Oktober,” tutur Julia, sebagaimana dilansir VT, Rabu (10/10/2018).

 (Baca Juga:Cerita Zaskia Mecca yang Hobi Cetak Foto daripada Simpan di Hard Disk)

Awalnya, dia tidak menginginkan operasi besar seperti itu. Tapi kurva pada tubuhnya memburuk dan sebelum operasi punggungnya melengkung 70 derajat. Dia begitu sadar diri bahwa dia akan menghindari kelas olahraga, agar teman-teman tidak melihatnya tanpa busana.

 

"Saya melihat dia mengenakan bikini pada liburan sebelumnya di Ibiza pada 2016 dan menemukan lekukan di punggungnya. Saya merasa sangat buruk karena saya tidak pernah memperhatikannya sebelumnya. Kami pergi yang terdiri dari kelompok orang tua dan anak-anak serta beberapa orang dewasa lainnya. Saat itu mereka bertanya kepada saya tentang hal itu. Tetapi pada saat saya melihatnya berlibur di Yunani setahun kemudian, tulang punggungnya lurus ke bawah, lalu melengkung di bagian atas, seperti tanda tanya,” lanjutnya.

Untungnya, operasi yang dilakukan pada Agustus 2017 di Center for Spinal dan Neurosurgery di Rumah Sakit Nuffield Health Leeds berjalan sukses. Kemudian pada Januari 2018, setelah dia pulih, Lily membuat keputusan untuk mendapatkan pelajaran menari, dan bagaimana sekarang berhasil melakukan beberapa gerakan luar biasa.

"Saya melakukan beberapa kelas ketika saya masih muda, tetapi ketika seorang teman mengatakan dia akan belajar beberapa gerakan, saya memutuskan untuk melakukannya juga. Sekarang saya bahkan bisa melakukan berbagai gerakan, saya sudah tampil di pertunjukan langsung dan saya mempersiapkan untuk kompetisi menari bulan depan. Saya tidak akan melakukan itu sebelum operasi dan tidak memiliki kepercayaan diri,” tandas Lily

(Utami Evi Riyani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya