Para peneliti kemudian membandingkan kinerja pria dan wanita berdasarkan beberapa variabel. Mereka menilai akurasi keseluruhan penyelesaian tugas, total waktu yang dibutuhkan, jarak total yang ditempuh di lingkungan virtual, kemampuan mengingat melaksanakan tugas, dan pengelolaan gangguan secara optimal. Setelah dianalisis, hasilnya tidak ada perbedaan antara pria dan wanita dalam hal kemampuan multitasking.
Walau begitu, para peneliti menjelaskan bila mereka tidak dapat mengesampingkan kemungkinan ada beberapa perbedaan antara kedua jenis kelamin. Kemungkinan itu akan tetap ada meskipun terbilang kecil. Sementara itu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki multitasking bersamaan.
Baca juga: 5 Posisi Seks ala Kamasutra Ini Bikin Suasana Lebih Panas
"Penelitian ini tergolong adil untuk memberi kesimpulan bahwa bukti stereotip wanita adalah multitaskers yang lebih baik, sejauh ini cukup lemah. Namun diperlukan peneliti lebih lanjut untuk menegaskan hal ini," ungkap salah seorang peneliti.
(Fakhri Rezy)