Miliuner Nyentrik yang Gila Seni Ini Rela Beli Lukisan seharga Rp1,4 Triliun!

Koran SINDO, Jurnalis
Selasa 25 September 2018 12:46 WIB
Yusaku Maezawa (CDN)
Share :

Basquiat memiliki karier yang terbilang pendek, hanya dari 1980-1987. Basquiat lahir di Brooklyn dan meninggal karena overdosis heroin pada usia 27 tahun. Sebagian menganggap karya Basquiat dapat disamakan dengan Pablo Picasso dan Francis Bacon. Maezawa berencana membuka museum untuk memamerkan koleksinya di Chiba, kampung halamannya.

“Saya ingin menunjukkan hal-hal yang indah dan membaginya kepada semua orang. Itu akan sia-sia jika hanya disimpan untuk diriku sendiri,” ungkap dia. Di sosial media, Maezawa cukup aktif. Dia mem-posting foto pembeliannya terhadap karya seni itu di Instagram . Pada lain waktu, dia juga mem-posting jet pribadinya, Bombardier Global 6000, serta koleksi jam tangan Patek Philippe dan Richard Mille. Maezawa juga berteman baik dengan aktor Leonardo DiCaprio.

Baca juga: 5 Gaya Berbikini Sophia Latjuba, Bikin Panas Dingin

Dia rutin menghadiri acara seni glamor, seperti Metropolitan Museum of Art Gala, walau dia sendiri tidak terlalu suka bermewahmewah. “Terlalu berlebihan untuk saya,” katanya.

 

Maezawa berencana memamerkan lukisan Basquiat 2016 dalam galeri di seluruh dunia sebelum diletakkan di galeri rumah seni di kampung halamannya.

“Saya ingin sekali dapat membagikan karya seni saya dengan sebanyak mungkin orang sehingga saya dapat membantu menyebarkan apresiasi seni secara umum,” tuturnya.

Baca juga: Jawaban Lucu Kevin Minions Ketika Ditanya Kenapa Jomblo hingga Berapa Harga Tasnya

“Sayangnya, ketertarikan umum pada seni di kalangan orang Jepang sangat rendah dibandingkan negaranegara Barat. Saya ingin sekali dapat memperbaikinya dengan membawa lebih banyak karya seni yang menarik ke Jepang,” ungkapnya.

Maezawa akan melanjutkan upaya filantropinya sebagai bagian dari misi SpaceX mendatang. Sebagai orang terkaya ke-18 di Jepang dengan aset mencapai USD3 miliar, Maezawa membayar biaya yang sangat mahal untuk mendanai perjalanannya sendiri ke bulan.

Biaya yang dibayarkan Maezawa akan digunakan untuk membantu mengembangkan teknologi roket BFR yang akan dia kendarai. “Sejak kecil, saya menyukai bulan,” kata Maezawa. “Hanya menatap bulan memurnikan imajinasi saya; itu selalu ada dan terus menginspirasi umat manusia. Itulah mengapa saya tidak melewatkan kesempatan ini untuk melihat bulan dari dekat,” ujarnya.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya