Kisah Princess Lalla Salma, Si Ratu Cantik Pemutus Mata Rantai Poligami Kerajaan Maroko

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Minggu 23 September 2018 09:00 WIB
Princess Lalla Salma (Foto: Bladna)
Share :

BUKAN rahasia umum lagi jika seorang raja memiliki banyak permaisuri. Sebuah kebanggaan tersendiri bagi sang raja jika bisa meminang banyak perempuan dan mengumpulkannya dalam satu kerajaan yang sama. Bukan begitu?

Pada Kerajaan Maroko, konsep ini diterapkan ternyata. Poligami sudah menjadi budaya yang terbentuk sejak kerajaan ini ada. Jadi, jangan heran kalau Anda mendengar raja Maroko punya istri lebih dari lima. Ya, memang seperti itu kulturnya.

Tapi, budaya tersebut sudah hilang sekarang. Tepatnya sejak 2003.

Raja Mohammed VI mengubah undang-undang mengenai masalah ini. Hal tersebut tentunya mengubah sejarah kerajaan Maroko secara keseluruhan. Hal yang perlu Anda ketahui, istri Raja Maroko Raja Mohhammed VI, Ratu Lalla Salma, yang meminta untuk mengubah undang-undang poligami!

Perempuan itu kemudian menjadi sorotan dunia. Bagaimana tidak, berkat tangan dinginnya, akhirnya peraturan yang mungkin tidak ingin diubah oleh semua raja, berhasil dia lumpuhkan. Dilansir Okezone dari Mvslim.com, alasan perempuan berusia 37 itu pun tidak sekadar cemburu.

Menurut Ratu Salma, hak-hak perempuan pun harus diperhatikan. Ya, salah satunya masalah pernikahan raja tersebut. Bagi Ratu Salma, perempuan harus dianggap sebagai manusia yang dewasa juga.

"Bagaimana masyarakat bisa mencapai kemajuan sementara perempuan yang mewakili setengah negara melihat hak mereka dilanggar dan menderita karena ketidakadilan, kekerasan, dan marginalisasi?" kata Ratu Salma yang merupakan anak dari Abdelhamid Bennani dan Naïma Bensouda.

Sebelumnya, perempuan di Maroko biasa diperlakukan sebagai anak-anak yang sah tanpa hak, tidak ada kesempatan untuk berbicara dalam kontrak pernikahan, dan akses cerai yang terbatas. Hal ini dianggap Ratu Salma sebagai bentuk ketidakadilan dan sudah sepatutnya diubah.

Berkat penjelasannya yang sangat jelas, Ratu Salma pun berhasil membujuk suaminya untuk mengubah undang-undang yang mengintimidasi kaum hawa di Maroko tersebut.

Setelah pengesahan terjadi, Kerajaan Maroko pun sah menjalani peraturan di mana setiap raja hanya boleh mempersunting satu perempuan. Tidak ada poligami lagi di Kerajaan Maroko!

Selain berperan sebagai tangan dingin perubahan sejarah Kerajaan Maroko, sosok ratu yang merupakan lulusan Ilmu Komputer di Rabat itu juga terkenal dengan kecantikannya. Perempuan berambut merah ini dinilai punya rasa fashion yang baik.

Kaftan merupakan item fashion yang menjadi ciri khasnya. Tak sekadar busana panjang menjuntai, kaftan yang dikenakan Ratu Salma biasanya punya aksen yang cantik. Seperti terlihat di beberapa kaftan yang dia kenakan. Kebanyakan dari busana yang dia pilih punya statement di bagian dada dan pinggang. Permata dan swaroski menjadi pelengkap busana tersebut.

Bahkan, saking selalu terlihat cantik saat menghadiri acara kenegaraan, founder dari Lalla Salma Foundation ini menjadi sorotan dunia. Tak hanya itu, dia juga dijuluki sebagai “Tamu paling elegan” saat menghadiri pernikahan Pangeran William dan Catherine Middleton.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya