Penelitian lainnya yang dilakukan di Universitas Antwerp, Belgia juga menemukan mainan yang dapat menyebabkan dermatitis kontak. Permainan tersebut adalah slime. Pada sebagian anak, slime bisa memicu ruam merah dan rasa gatal di tangan.
Tercatat dua anak telah mengalami dermatitis kontak kategori berat pada telapak tangan mereka akibat bermain slime yang terbuat dari lem tekstil dan deterjen rumah tangga yang mengandung konsentrasi tinggi bahan kimia dengan potensi iritasi.
Namun, saat mereka mengganti mainannya dan berhenti memainkan slime, ruam tersebutpun menghilang. "Karena slime nampaknya menjadi tren baru di antara anak-anak, kami berharap dapat melihat lebih banyak kasus dalam waktu dekat," kata Olivier Aerts selaku rekan penulis penelitian.
(Fakhri Rezy)