Mereka selalu berdagang di tempat tersebut, terutama pada masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya. Ada banyak sekali pedagang-pedagang asing yang menjajakan dagangannya di Pulau Sumatera. Sebut saja pedagang Gujarat (India).
"Saya kalau bawa tamu dari luar yang ingin makan besar di Indonesia, pasti selalu saya bawa ke Medan. Variasi makanannya luar biasa lengkap, mau makn kwetiau aja enggak habis-habis. Ada yg dimasak polos, dicampur rempah-rempah, dan masih banyak lagi," kata Om Will.
"Contoh lainnya bisa diambil dari makanan lokal mereka atau makanan khas Batak. Makanan ini juga mengalami perkawinan dengan makanan khas Minangkabau (Sumatera Barat). Selain itu, variasi makanan chinesenya juga sangat banyak," sambungnya.
Namun bagi wisatawan yang menyukai kuliner dengan karakteristik rasa manis, William merekomendasikan untuk mengeksplorasi kawasan Jawa Tengah.
"Secara umum kuliner khas Jawa Tengah itu bisa dikatakan manis, terutama Solo dan Yogyakarta," tukasnya.
(Helmi Ade Saputra)