KELAHIRAN seorang bayi bermata satu di RSUD Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara pada Kamis 13 September sore, mengejutkan banyak pihak karena kasus serupa tergolong langka.
Tercatat baru ada tujuh kasus di dunia, penyebabnya pun masih misterius. Sang bayi yang berjenis kelamin perempuan ini, menurut Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal, Syarifuddin, hanya memiliki satu mata dan mulut saja, sementara hidungnya tidak ada.
Syarifuddin menyampaikan, kejadian seperti itu tergolong sangat langka, dan merupakan kasus ke-7 yang terjadi di seluruh dunia. Sebelum kejadian ini, kasus yang sama terakhir pernah terjadi di Mesir pada 6 Oktober 2015.
Penyebab kejadian di Mandailing Natal masih belum diketahui secara pasti, hanya saja menurut dokter bisa saja karena virus rubella, atau karena obat-obatan atau juga akibat Mercury. "Jika dikaitkan dengan pekerjaan ayah sang bayi sebagai penambang, bisa jadi. Kita masih kesulitan mendapat informasi karena keluarganya masih tertutup," kata Syarifuddin.