Jenny Snyder, seorang wanita keturunan Asia berusia 27 tahun yang juga berasal dari Louisville, mengatakan bahwa teman wanita kulit putihnya mengatakan saat ia berada di bangku sekolah menengah jika vaginanya miring.
"Dia benar-benar bertanya apakah vagina saya horizontal. Dia juga berpikir bahwa pantat saya retak dan berbentuk miring pula,” ujar Snyder.
Sebagian besar wanita Asia pertama kali menemukan stereotip ini ketika mereka mulai berhubungan seks dengan pria. Grace Que, seorang wanita blasteran China Amerika berusia 19 tahun dari Chicago, mengatakan bahwa dia telah mendengar pendapat tersebut dilontarkan oleh beberapa orang dalam budaya pop.
Tetapi dia tidak mengalaminya sendiri hingga mulai berhubungan seks. Saat itu pasangannya mengomentari sensasi yang ia rasakan saat berhubungan seks dengan Grace. "Ya Tuhan, kamu begitu ketat,” ujar kekasih Grace.
Tak hanya itu, Jennifer Osaki, seorang wanita blasteran Jepang Amerika berusia 23 tahun yang dibesarkan di Los Angeles, California, memiliki pengalaman serupa. Dia mendengar tentang stereotip ini dari teman-teman laki-lakinya di perguruan tinggi.
(Baca Juga:Kucing Peluk HP karena Kangen sama Majikan yang Sudah Meninggal, Videonya Bikin Haru!)
Meski demikian ia tidak mengalaminya sendiri hingga dia berkencan dengan seorang pria kulit putih. Sang kekasih mengatakan kepadanya bahwa dia pikir gadis-gadis Asia adalah yang terbaik karena vagina mereka lebih ketat.