Menggunakan jaket tebal. Jaket dapat berfungsi untuk melindungi Anda dari udara dingin. Pilihlah jaket yang nyaman untuk dipakai dengan bahan yang tebal serta hangat.
Minum minuman hangat. Minuman hangat terbukti dapat meredakan berbagai gejala flu dan dispepsia, seperti batuk dan perut kembung. Minuman hangat akan menaikan sirkulasi darah dan pengatur asam lambung. Agar dapat membuat minuman hangat menjadi ekspektoran yang baik, Anda bisa menambahkan dengan madu dan jeruk nipis. Selain itu, air hangat juga meningkatkan metabolisme, meningkatkan sirkulasi darah dan menenangkan syaraf dan otot sehingga dapat mengurangi gejala nyeri pada otot dan sendi.
Kurangi minum es. Kebalikan dari minuman hangat, es dapat menimbulkan berbagai gejala flu dan dispepsia. Air es atau air dingin dapat mengecilkan pembuluh darah sehingga memicu pembendungan atau kongesti. Jika terjadi pada hidung, selaput atau mukosa akan membesar dan banyak mengeluarkan cairan sehingga membuat pilek. Selain itu minum air dingin juga bisa menyebabkan perut kembung karena air dingin dapat menyebabkan konstraksi otot pada selaput lendir di lambung dan menimbulkan gas.
Hindari merokok. Merokok bisa membuat saluran pernapasan menjadi kering dan rusak. Saluran pernapasan mengandung silia atau rambut halusu yang berfungsi untuk mencegah masuknya kuman penyakit. Jika silia rusak, kuman akan mudah masuk ke tubuh.
Hindari makan permen karet dan minuman bersoda. Ternyata, masuk angin juga bisa disebabkan karena Anda terlalu banyak menelan udara. Udara dapat banyak tertelan dan masuk ke lambung karena beberapa hal, seperti makan permen karet dan minum minuman bersoda. Ini akan menimbulkan gejala dispepsia seperti perut kembung sehingga Anda akan sering buang angin.
(Renny Sundayani)