Akan tetapi, tentu saja bukan hanya berada di gendongan bayi yang membuat bayi tertidur. Anak jauh lebih mungkin untuk keluar ketika ibu yang menggendongnya bergerak. Di balik ini, ada alasan ilmiah untuk itu. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti Kumi Kuroda, Gianluca Esposito, dan Sachine Yoshida, denyut jantung bayi melambat dengan cepat setelah mereka diangkat dan dibawa.
Akan tetapi, manfaat dari menggendong bayi menggunakan gendongan atau baby carrier tetap saja tidak akan didapat jika tidak dilakukan dengan aman dan tepat. Ketika bayi berada di carrier, pastikan kepala dan lehernya didukung setiap saat, wajah bayi bisa terlihat dengan jelas, dagunya tidak terselip, dan asupan udara untuk anak tidak terbatas sama sekali. Demikian seperti disitat Romper, Jumat (7/9/2018).
(Martin Bagya Kertiyasa)