JIKA Anda melakukan Trip live aboard (tinggal di kapal), dimulai dari Lombok hingga Flores, maka Anda akan berakhir di Labuan Bajo, sebuah kota kecil di pulau Flores bagian barat yang namanya kian melambung sebagai destinasi wisata.
Sering dijadikan titik keberangkatan menuju taman nasional Komodo dan lokasi diving disekitarnya membuat Labuan Bajo menjelma menjadi kota wisata baru yang menarik. Sudah sejak lama saya penasaran dengan kota Labuan Bajo kala berkunjung ke Flores timur pada tahun 2011 lalu.
Kesempatan berkunjung akhirnya datang juga tahun ini. Dengan mengikuti trip live aboard yang berangkat dari Lombok, saya akhirnya menginjakkan kaki di kota yang terletak di kabupaten Manggarai Barat, pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.
Baca Juga: Bocah Ini Pakai Fresh Care untuk Make-up, Matanya Kreyep-Kreyep karena Mukanya Kepanasan!
Sesuai dugaan, alam di sekitar Labuan Bajo sangatlah menakjubkan, stunning, sanggup membuat siapapun kehilangan kata-kata kala memandangnya. Keelokan pemandangan pulau-pulau tropis yang 'dikepung' kapal pesiar di lautan biru termasuk landskap terindah di dunia. Anda tak perlu terbang ke pesisir Amalfi dan Positano di Italia karena landskap sekeren itu sudah ada di Labuan Bajo.
Serunya lagi view lautan yang mengagumkan itu bisa dinikmati di hampir setiap sudut kota Labuan Bajo. Mau menginap di hotel, hostel atau resort pemandangan dari balik jendela sama ciamiknya. Tak cukup mengagumi alam Labuan Bajo dari kamar hotel, ada deretan restoran Italia, Meksiko dan bar yang menyuguhkan pemandangan alam bagi para tamunya.
Traveling ke Labuan Bajo serasa sedang di luar negeri karena jumlah turis asing lebih banyak dari turis domestik. Pun anda mesti siap membelanjakan uang karena biaya hotel dan makan disini setara dengan restoran di Bali serta di mal-mal di Jakarta, termasuk tax dan service-nya.
Baca Juga: Intip Summer Style Wulan Guritno dan Shaloom, Dua-duanya Seksi!