Senada dengan Dr.Vonny, Erni Rosnawati Rusmana selaku Head of Radiology, RS.Premier Bintaro juga menuturkan selain menghasilkan hasil gambar yang lebih tajam dan akurat, di sisi lain dengan penerapan pemeriksaan radiologi digital ini maka otomatis waktu dari pelaku medis seperti ahli radiologi hingga dokter, dan tentunya pasien sendiri akan jauh lebih hemat. Sebab, pasien tidak perlu bolak-balik melalukan pemeriksaan radiologi dan bisa langsung ditangani oleh dokter yang berwenang.
Baca juga: SUPER HOT! Tren Nempelin Nanas di Payudara Ramaikan Medsos, Jangan Salah Fokus!
“Dengan adanya PACS (picture archieving communication system) kan langsung terhubung, nge-link ke modality sehingga mengurangi peluang terjadinya kesalahan. Lalu setelah pemeriksaan, pasien bisa datang langsung ke dokter yang dirujuk atau dibawa ke radiologi untuk diperiksa. Selain itu, dengan sistem digital secara otomatis data pasien tersimpan, sehingga kalau dibutuhkan lagi bisa diakses dengan mudah,” tambah Erni yang ditemui di kesempatan yang sama.
Sementara itu, dari hasil hasil studi independen mengenai penerapan teknologi digital yang dilakukan di Departemen Radiologi RS Premier Bintaro. Studi ini mengungkapkan bahwa rumah sakit dapat melakukan penghematan biaya sebesar 31 persen per pemeriksaan pasien, terutama karena semakin berkurangnya penggunaan film rontgen, mempersingkat waktu tunggu pasien hingga 38 persen berkat efisiensi alur kerja, dan meningkatkan ketepatan diagnostik sebesar 10 persen dari kualitas gambar dan pengukuran radiologis yang lebih baik.
(Fakhri Rezy)