DINAS Kesehatan Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi menemukan 57 kasus rubella di daerah itu selama 2017 hingga Agustus 2018.
"Kasus tersebut terdeteksi saat ibu dan anaknya memeriksakan diri ke rumah sakit, tentu masih ada lagi di luar sana yang tidak terdeteksi pihak kesehatan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari dr Elfi Yennie di Muarabulian, Rabu.
Elfie mengatakan penyakit rubella tersebut dapat diketahui dari hasil pengecekan Toxoplasma Rubella Cytomegalo Virus Herpes simplex (TORCH).
Baca juga: Luka Terbuka Lebih Baik Diplester atau Tidak? Ini Kata Dokter!
Kasus-kasus rubella yang terdapat di daerah itu diketahui terjadi diantaranya wanita yang sering keguguran, ibu hamil, orang yang tidak memiliki anak dan bayi yang lahir cacat.