Keju Tertua di Dunia Berusia 3.200 Ditemukan, Masih Mau Mencicipi?

Annisa Aprilia, Jurnalis
Selasa 28 Agustus 2018 20:01 WIB
Keju tertua berusia 3.200 tahun (Foto: Twitter)
Share :

KONON semakin lama disimpan keju akan semakin terasa nikmat. Tapi, bagaimana jika kejunya sudah berumur ribuan tahun? Masihkah Anda ingin memakannya?

Bukan hanya sekadar pertanyaan, tapi memang ada keju berusia ribuan tahun yang ditemukan di makam Ptahmes, walikota Memphis, Mesir selama abad ke 13 SM di Mesir. Dilansir Okezone dari laman This Is Insider, Selasa (28/8/2018), dalam sebuah guci yang pecah, keju yang diklaim sebagai keju tertua di dunia itu diduga sudah berusia 3.200 tahun.

Meskipun sudah sangat lama disimpan, bukan berarti keju ini nikmat dan aman dikonsumsi. Justru keju tersebut menurut para peneliti sudah tidak mungkin aman dikonsumsi dan mereka pun telah memberi peringatan.

 (Baca Juga:Konglomerat Bambang Hartono Raih Perunggu, Netizen Bahas Bonusnya, Mulai untuk Uang Makan sampai Parkir)

 

Bentuk keju yang menggumpal warna putih diyakini terbuat dari gabungan susu sapi atau kambing. Tapi, karena umurnya sudah ribuan tahun, keju yang semula menyehatkan bisa berbalik merusak badan. Pasalnya, bisa saja keju itu sudah mengandung penyakit menular yang menyebabkan penyakit brucellosis.

Masih dari sumber yang sama, penyakit brucellosis adalah penyakit infeksi bakteri yang menyebar karena mengonsumsi produk susu yang tidak dipasteurisasi atau ada bakteri yang terinfeksi. Terlepas dari penyakit yang bisa ditimbulkan, keju paling tua di dunia ini pun bisa jadi rasanya tidak akan terasa seperti keju modern pada umumnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya