TERSERANG batuk memang bukan hal yang menyenangkan. Tenggorokan bisa terasa sangat gatal atau bahkan sakit. Oleh karenanya banyak orang berusaha untuk menghilangkannya. Hampir sebagian besar memilih mengonsumsi antibiotik karena cepat menyembuhkan. Sayangnya hal itu tidak disarankan karena bisa berdampak buruk.
Menurut sebuah pedoman kesehatan terbaru di Inggris, ada baiknya batuk diobati dengan cara konsumsi madu dan obat-obatan yang dijual bebas. Cara itu lebih baik dibanding meminum antibiotik. Para ahli yang tergabung dalam National Institute for Health and Care Excellence (NICE) menekankan fakta batuk dapat dengan mudah diobati hanya dalam beberapa minggu tanpa perlu antibiotik.
(Baca Juga:Bikin Semua Perempuan Iri, 5 Putri Kerajaan Ini Punya Paras Tercantik di Dunia, Nomor 4 Idaman Banget!)
"Jika seseorang memiliki hidung berair, sakit tenggorokan, dan batuk, biasanya hal itu berlangsung 2-3 minggu. Antibiotik itu tidak diperlukan," kata Dr Tessa Lewis, GP dan ketua kelompok peresepan antimikroba NICE seperti yang dikutip Okezone, Senin (27/8/2018).
Dr Tessa menyatakan jika gejala batuk terus memburuk dan mulai terasa kehabisan napas, maka hal itu menjadi masalah lain. Disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter dan penggunaan antibiotik memungkinkan. Selain itu, jika seseorang telah mengembangkan batuk akut atau memiliki kondisi parah sebelumnya seperti penyakit paru-paru dan cystic fibrosis, maka sebaiknya konsultasi lebih cepat dengan dokter bila mulai terserang penyakit.
(Baca Juga:Tertarik saat Pemotretan, Pengusaha Ini Ajak Tidur Model Rhian Sugden dengan Bayaran Rp4,6 Miliar)