Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyebutkan, bus wisata itu memanfaatkan Bus Trans Tangerang yang tidak beroperasi lagi, karena rutenya dibatasi oleh Pemerintah DKI. Peraturan itu membatasi bus Trans Tangerang, hingga akhirnya saat ini hanya boleh beroperasi sampai Kalideres. Hal itu kemudian membuat pihak DAMRI selaku pengelola bus enggan mengoperasikannya.
Bus wisata ini berkapasitas 30 kursi. Fasilitas yang ada dalam bus ini yakni, WiFi, AC, full music dan dilengkapi dengan pemandu wisata yang berasal dari alumni peserta Kang atau Nong Tangerang.
(Baca Juga: Viral Penampakan Kuntilanak di Warung Makan Kawasan Puncak, Merinding!)
(Muhammad Saifullah )