Namun bila ada mengunjungi kuliner ini, jangan terkejut bila mendengar teriakan - teriakan dari para pegawai warung yang terletak di Jalan Totok Kerot, Desa Ketami, Pesantren, Kota Kediri.
Secara bersamaan para karyawan pecel punten akan langsung meneriakkan kalimat yang sama untuk para konsumen usai menikmati hidangan.
Inspiratif! Ibu Ini Menyusui Sambil Yoga, Pose-nya Bikin Geleng-Geleng Kepala
"Matur suwun, mbenjeng mriki maleh nggih" (terima kasih, besok ke sini lagi ya)," teriak para karyawan kompak tanpa dikomando sesaat setelah konsumen akan meninggalkan lokasi.
"Makanya warung ini dinamai warung Mewah Mbenjeng Mriki Maleh. Disebut 'mewah' itu karena tempatnya memang mepet sawah," tambah Sumiyati sambil tersenyum.
Salah seorang pengunjung Mukh Sarwono mengatakan sudah berkali-kali dirinya menyempatkan diri menikmati sajian kuliner pecel punten.
"Puntennya memang cukup menggoyang lidah. Penyajiannya juga unik sambil teriak - teriak. Itu yang membedakan penyajian di sini," ungkap pengunjung asal Tulungagung ini.
Nah bila Anda penikmat kuliner tertarik menikmati kuliner ini, catat warung ini buka sejak pukul 07.00 WIB, namun pecel punten baru tersedia pukul 08.00 WIB hingga tutup pada pukul 17.00 WIB setiap harinya.
Rasa kuliner yang menggoda dan penyajiannya yang unik membuat sejumlah penikmat kuliner datang dari beragam penjuru Indonesia, seperti dari Jakarta, Bali, Yogyakarta, bahkan ada yang dari Kalimantan.
"Ada dari macam - macam daerah. Kemarin ada yang jauh - jauh dari Yogyakarta pesan tempat untuk makan pecel punten di sini," pungkas Sumiyati.
(Santi Andriani)