BANYAK alasan mengapa seseorang mengunjungi sebuah objek wisata. Entah itu karena penasaran atau merasa memiliki keterikatan dengan tempat tersebut. Bagi wisatawan yang akan mengunjungi taman Romantic Boulevard di Taiwan, mungkin mereka datang karena rasa penasaran.
Bagaimana tidak, taman yang dibangun di sepanjang pantai negara tersebut bertema teks. Dengan lahan sepanjang kurang lebih 60 km, taman itu menampilkan lengkungan berbentuk hati, gereja kaca, dan taman luar ruangan yang dipenuhi patung-patung erotis manusia dan hewan. Patung-patung itu memperlihatkan berbagai posisi bercinta.
Awalnya rencana pembangunan taman ini sempat menuai kontroversi. Sebab bagi masyarakat sekitar seks merupakan sesuatu yang tabu. Namun pihak pengembang beranggapan bila taman ini dapat membuat wisatawan merasa jatuh cinta dengan Taiwan. Hingga saat ini taman masih dalam tahap pembangunan dan belum diketahui secara pasti kapan mulai beroperasi.
Nantinya di dalam Romantic Boulevard wisatawan tidak hanya dapat melihat patung-patung erotis tetapi juga keindahan pemandangan pantai. Di sana akan terdapat spot bagus untuk melakukan foto pre-wedding atau bahkan pernikahan. Sekadar informasi, taman ini terinspirasi dari Love Land yang ada di Pulau Jeju, Korea Selatan.
Dalam setiap tahap pembangunannya, taman memiliki tema yang berbeda antara lain kencan surga, tempat indah untuk gaun pengantin, jalan sutra cinta, dan taman rekreasi seks. Khusus untuk taman bertema seks yang diberikan nama Taman Eden akan dimodelkan seperti taman erotis lainnya di dunia.
Taman ini diklaim bisa memberikan pendidikan tentang seks dan berfungsi sebagai perhentian terakhir dari perjalanan cinta empat tahap. Topik yang diangkat dalam taman erotis ini adalah posisi seks, kehidupan seks yang tidak biasa, dan mainan seks.
Menurut pihak pengembang, pantai yang berada di bagian barat daya Taiwan ini telah menjadi ladang garam yang penting sejak Dinasti Qing. Pantai ini memiliki latar belakang yang unik, budaya, dan nilai ekologis. Walau begitu belum banyak wisatawan yang datang ke sana. Oleh karenanya, keberadaan taman seks diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
Demikian seperti yang Okezone rangkum dari berbagai sumber, Senin (20/8/2018).
(Helmi Ade Saputra)