Intip Kemeriahan Karnaval Batik Dekranasda Jawa Tengah di Pemalang

Taufik Budi, Jurnalis
Senin 20 Agustus 2018 10:22 WIB
Peserta Dekranasda Carnival 2018 (Foto: Taufik Budi/Okezone)
Share :

Mengenalkan dan memberi bekal pemuda soal batik, kata Atiqoh, menjadi cara yang harus dilakukan agar batik bertahan dan mampu melakukan penyesuaian dengan zaman. Harapan Atiqoh sepertinya bukan hal mustahil. Karena tidak terdapat satu pun peserta Dekranasda Carnival 2018 dari 21 kabupaten/kota dengan usia uzur.

"Pelatihan-pelatihan kerajinan pada pelajar, batik khususnya terus kami tingkatkan, meskipun tetap menemui tantangan terjal," katanya.

Tantangan tersebut, kata istri Ganjar Pranowo tersebut, Dekranasda dihadapkan dengan usia pascasekolah yang kebanyakan memilih menanggalkan dunia kerajinan dan berlari ke sektor industri.

 (Baca Juga:Mengenal Caca, Pendaki Cilik Penakluk 10 Gunung di Indonesia)

"Tugas kami saat ini meningkatkan keyakinan pada generasi muda, selain menjaga kebudayaan dan nilai filosofis, batik juga mampu menjawab persoalan ekonomi. Semangat berwirausaha dunia kreatif yang kami dorong," katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya