"Minat utama saya adalah memahami cara kerja otak yang normal, dan kami menggunakan otak yang telah mengalami kerusakan untuk membuat kesimpulan tentang cara kerja otak itu," jelasnya.
Baca juga: Baru Lepas Keperawanan? Ini 6 Hal yang Akan Terjadi Pada Tubuh Anda
Meskipun prosopagnosia pertama kali diketahui 150 tahun lalu, penyakit ini masih langka dan belum sepenuhnya dipahami dengan baik. Duchaine telah mengumpulkan 20 orang yang memiliki gangguan ini untuk menciptakan sebuah database atau arsip, dengan hasil dari serangkaian tes.
Mereka juga menguji aspek-aspek persepsi dan ingatan atas obyek-obyek lain.
"Bayangkan kami menemukan seseorang yang menderita kerusakan otak dan mereka tidak dapat mengenali wajahorang, tetapi masih dapat mengenali mobil di tempat parkir, pemandangan, lokasi dan hal-hal seperti itu. Ini menunjukkan bahwa pengenalan wajah diproses oleh mekanisme yang berbeda di dalam otak," ujarnya.