Pengumuman penutupan pabrik ini menyusul pengumuman penutupan 28 toko di seluruh dunia. Rencananya pihak Crocs akan menutup 132 toko lainnya di akhir tahun. Sekadar informasi, hingga saat ini perusahaan tersebut memiliki 558 toko di seluruh dunia.
Melansir Mirror, Senin (13/8/2018), beberapa tahun terakhir merek tersebut tidak lagi diminati oleh pembeli. Hal ini terlihat dari hasil penjualan dimana produk terus dijual dengan potongan harga. Malah titik terendahnya produk dijual seharga USD5.94 atau setara dengan Rp86 ribu. Padahal normalnya produk dijual dengan harga ratusan ribu.
BACA JUGA:
Andrew Rees, CEO dan Presiden Crocs mengatakan, "Sepatu dan sandal kami terus memiliki hasil yang baik. Kami berada di posisi yang baik untuk beberapa waktu belakangan ini. Kami memperkirakan pertumbuhan e-commerce dua digit dan pertumbuhan grosir moderat untuk mengimbangi pendapatan ritel yang lebih rendah."
(Dinno Baskoro)