Bahaya Pedikur Pakai Terapi Ikan, Kuku Bisa Tak Tumbuh Lagi!

Tiara Putri, Jurnalis
Jum'at 10 Agustus 2018 21:30 WIB
Ilustrasi (Foto: Today)
Share :

BEBERAPA waktu lalu perawatan kaki dengan fish spa sempat menjadi populer. Perawatan pedikur ini menghilangkan sel kulit mati di kaki dengan bantuan ikan kecil. Meskipun sudah jarang terdengar, tapi masih ada beberapa orang yang melakukannya. Namun sayang, perawatan ini tidak disarankan oleh sejumlah ahli medis khususnya dokter kulit.

Fish spa dapat menyebabkan beberapa komplikasi yang tidak terduga. Baru-baru ini yang terjadi adalah seorang perempuan mendapati kuku jarinya terpisah. Secara medis kondisi ini dikenal istilah onikomadesis. Besar kemungkinan hal tersebut terjadi karena perempuan tersebut sering melakukan fish spa.

"Kami tidak sepenuhnya yakin dengan mekanisme tindakan penyebab kondisi tersebut. Tetapi kemungkinan besarnya berasal dari trauma ikan pada matriks kuku, yang merupakan pusat pertumbuhan kuku," ungkap Dr. Shari Lipner dari Weill Cornell Medicine seperti yang dikutip dari Today, Jumat (10/8/2018).

Matriks kuku adalah tonjolan kulit yang sedikit lebih tebal dan terletak tepat di samping kutikula. Ketika sudah rusak, onikomadesis bisa terjadi. Dr Shari menyatakan bila dirinya tidak pernah menyarankan pasiennya untuk melakukan pedikur dengan bantuan ikan karena mempertimbangkan semua risiko dan manfaatnya. Risiko dari perawatan ini lebih banyak bila dibandingkan dengan manfaatnya sehingga yang diterima pasien tergolong merugikan. Untuk menyembuhkan kuku dari onikomadesis bisa memakan waktu satu tahun atau bahkan lebih.

"Onikomadesis membuat adanya penghentian untuk membuat kuku menjadi utuh ketika lempeng sedang diproduksi. Kondisi ini merupakan temuan pemeriksaan fisik yang relatif umum dan telah dikaitkan dengan penyakit medis utama, infeksi, penyakit sistemik, penyakit autoimun, obat-obatan, kondisi keturunan, serta penyebab idiopatik (tidak diketahui),” jelas Dr Shari.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya