Lagu-lagu yang dibawakan oleh Hiroaki Kato, penyanyi asal Jepang sedikit mampu menghangatkan suasana, di mana ia aktif membuat pengunjung bernyanyi bersama. Usai Kato menyanyikan beberapa lagu, tiga Master of Ceremony (MC) membuat pengunjung penasaran karena enggan menyebutkan band mistery guest yang akan tampil malam itu.
"Tersabut kabut malam, terbiasnya harapan yang tersimpan sejuta bertuan. Terasa kerinduan hati yang bimbang, yang terhempas kepastian cinta..." suara Noe, vokalis band Letto membuat penonton seketika menjerit dan ikut melantunkan sisa lagu.
(Baca Juga:8 Fakta Kehidupan Putri Diana yang Belum Banyak Diketahui Orang)
Kehadiran Noe yang malam itu membawakan lagu-lagu hits Letto seolah melampiaskan kerinduan hampir semua penonton pada band asal Jogja tersebut. Suara merdu Noe dan lirik-lirik tentang cinta yang dihapal hampir semua penonton menciptakan romantika di ketinggian sekira 2.000 mdpl tersebut.
Sesekali ia berinteraksi dengan penonton menggunakan bahasa Jawa. Pertanyaan-pertanyaan dan celotehnya tentang cinta mampu membuat penonton terbawa perasaan dan bersorak di tengah terpaan kabut di tempat berjuluk Negeri di Atas Awan.