6 Adat Pernikahan Muslim dari Berbagai Penjuru Dunia

Pradita Ananda, Jurnalis
Senin 06 Agustus 2018 18:32 WIB
Pernikahan Bulgaria (Foto: Mvslim)
Share :

4. Somalia : Pernikahan sangat penting dalam budaya Somalia, tidak hanya menyatukan dua orang atau keluarga. Lebih dari itu, ialah soal menyatukan dua suku dan pembentukkan keluarga baru. Penandatanganan kontrak menikah, memberikan pengantin wanita sejumlah harta tertentu jika nantinya terjadi perceraian. Upacara berlangsung sebelum dan sesudah pernikahan. Pada hari pernikahan, ada berbagai macam makanan tradisional dan banyak tarian yang ditampilkan, pengantin wanita Maroko disebutkan biasanya tinggal dengan keluarga suaminya setelah menikah, yang mana pihak keluarga pengantin wanita lah yang menyediakan barang-barang rumah tangga dan rumah.

5. Turki : Pernikahan di Turki dimulai dengan meminta tangan pengantin wanita dalam pernikahan dan “Söz Kesme”, perjanjian untuk menikah di depan tamu yang ramai. Pertunangan ini dilengkapi dengan cincin dan saputangan, juga dikenal sebagai bandana. Pernikahan tradisional didefinisikan adanya bagian-bagian yang khas seperti penanaman bendera pernikahan pada sesi doa siang hari, kumpul-kumpul keluarga pada malam sebelum pernikahan. Malam ini juga malam "Kina Gecesi" digelar, sebuah ritual yang mencakup mewarnai tangan dan kaki pengantin wanita. Pada hari pernikahan yang sebenarnya, pengantin mendapat pita merah diikat di pinggangnya oleh saudara laki-lakinya atau kerabat dekat, ini disebut "Bekaret kuşağı". Upacara pernikahan dimulai setelah pengantin pria kembali dari masjid dengan hodja (seorang pengkhotbah). Kemudian dengan memasuki rumah calon pengantin pria, sang pengantin wanita menerima hadiah dari ibu mertuanya dan pengantin baru disertai dengan drum dan pipa.

 

6. Bulgaria : Pernikahan Islam Bulgaria biasanya dihelat selama dua hari penuh dengan upacara dan ritual yang berbeda.. Hari pertama, hadiah akan ditempatkan di luar rumah pihak tetua dari pengantin wanita, yang mana ini adalah sebagai simbol mewakili kekayaan dan kemakmuran. Pada hari kedua, ada ritual "gelina" yakni digunakan lukisan wajah di wajah mempelai wanita untuk menandai peralihannya dalam kehidupan pernikahan. Cat face painting ini juga mendefinisikan kemurnian pengantin wanita. Setelah itu, ada seorang imam yang memberi berkatnya sebelum membawa pengantin wanita ke rumah calon pengantin pria. Begitu tiba, pengantin pria menghapus cat dari wajah pengantin.

(Renny Sundayani)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya