Iyay mengatakan, rumah dua lantai tersebut masih asli 80 persen sejak dibuat kali pertama dahulu. Hanya atap dan teras saja yang sudah diganti karena termakan usia.
“Selalu dirawat soalnya, karena ini bangunan milik pemerintah dan selalu dipakai. Syukurlah kalau memang bisa menarik wisatawan, tidak pernah sepi sampai setahun ini,” ungkapnya tersenyum.
Rumah yang didominasi kayu ini pun tak ketinggalan menyisakan cerita misteri. Beberapa orang yang tinggal di bagian belakang rumah sempat menceritakan mengalami hal tak biasa diantaranya melihat sosok perempuan berpakaian putih, hingga pintu yang tiba-tiba terlepas sendiri kuncinya.
Namun, di luar itu semua rumah yang sangat menarik ini harus terus dirawat untuk memperlihatkan potongan sejarah di PTPN VIII Kertamanah tersebut.
(Abu Sahma Pane)