SETELAH sempat dihebohkan dengan fenomena Super Blue Blood Moon pada Februari lalu, masyarakat Indonesia akan kembali menyaksikan gerhana bulan total pada 28 Juli mendatang. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menyebut ‘Super Blood Moon’ itu sebagai yang terlama yang terjadi dalam 100 tahun sekali.
Kepala Bidang Diseminasi Lapan, Emanuel Sungging mengatakan, gerhana tersebut baru akan terjadi lagi pada 2100 dengan posisi bulan di tengah-tengah bayangan bumi. Gerhana bulan memang fenomena alam yang terjadi setiap tahun. Pada 28 Juli, bayangan bumi akan menutup bulan hingga menjadi gerhana bulan total.
“Gerhana Bulan merah darah pada 28 Juli mendatang terjadi selama 1 jam 42 menit, sedangkan gerhana bulan biasa sekitar 60 hingga 70 menit,” tutur Emanuel Sungging kepada Okezone, Kamis (26/7/2018).
Baca Juga: 10 Cara Biar Dikangenin Wanita, Tapi Jangan jadi Playboy Ya!