OYSTER atau tiram biasanya disajikan secara mentah di atas cangkangnya lalu diberi irisan lemon, cuka, dan bumbu tambahan. Untuk menjaga kesegarannya, tiram kemudian diletakkan di atas hamparan batu es. Namun tahukah Anda, hewan yang masuk dalam kategori aphrodisiac ini ternyata sering disajikan dalam keadaan hidup?
Dilansir dari Metro, Kamis (26/7/2018), tiram yang mati ternyata tidak bisa di makan mentah karena mengandung bakteri yang sang bisa sangat berbahaya bagi manusia. Apabila Anda mengonsumsinya, Anda mungkin akan terserang demam, muntah-muntah, diare, dan gejala lainnya.
Di sisi lain, apakah mengonsumsi tiram mentah (hidup), akan menimbulkan rasa sakit kepada makanan itu sendiri?
Menurut sebuah badan publik non-departemen, Seafish, mengonsumsi tiram mentah sebetulnya masih menjadi isu yang diperdebatkan.
“Sayangnya tidak ada bukti definitive. Ada kelompok yang berpendapat tiram mungkin merasa sakit, sementara yang lain mengatakan mereka tidak memiliki sistem saraf pusat sehingga tidak merasakan sakit sama sekali. Saat ini, kami belum melakukan penelitian lebih lanjut,” ujar juru bicara Seafish.
Ia menambahkan, “Menurut kami mereka sudah dalam kondisi tak bernyawa setelah kedua cangkangnya dibuka sepenuhnya. Jadi saat seseorang mengunyah atau menelan tiram, mereka sudah benar-benar mati.”