Bukan Hoax, 5 Jenazah Ini Benar-Benar Masih Utuh!

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Selasa 24 Juli 2018 16:57 WIB
Dashi Dorzho Itigilov (Foto: Mentalfloss)
Share :

INDONESIA dikagetkan dengan kemunculan isu jasad Imam Samudra yang masih utuh. Padahal, hukuman mati sudah dilayangkan untuknya beberapa bulan yang lalu.

Video yang tersebar di media sosial itu menampilkan sosok laki-laki berbalut kain putih dan wajahnya masih sangat utuh dan bersih. Banyak orang beranggapan bahwa itu adalah jenazah Imam Samudra. Padahal nyatanya bukan.

Selidik punya selidik, itu adalah jenazah napi teroris Rutan Gunung Sindur yang bernama Yaser bin Thamrin. Jadi, jangan pernah percaya lagi, ya, dengan isu ini. Semuanya hoax!

Nah, tapi apakah benar ada jenazah yang sudah dikuburkan dalam tanah dan jasadnya masih utuh?

Okezone coba menyelidikinya dan ternyata hal ini benar ada. Di dunia ini, kasus jenazah tetap utuh itu ada dan berikut 5 kasus yang pernah menggembarkan dunia

1. Saint Betina Zita

Sosok ini diketahui sebagai pribadi yang dihormati banyak orang semasa hidupnya. Dia meninggal pada 1272 dan karena ada alasan khusus, jasadnya mesti diambil lagi. Nah, setelah 300 tahun berlalu, ternyata jasadnya masih sangat utuh tanpa membusuk sama sekali.

Jika Anda penasaran dengan bentuknya, jasad sosok ini bisa Anda lihat di Basilika San Frediano di Lucca, Italia.

2. Dashi-Dorzho Itigilov

Sosok ini adalah Buddis asal Rusia yang sempat dihormati. Pada 1927, ketika Itigilov masih hidup, dia meminta teman-temannya untuk memulai upacara pemakaman dirinya. Duduk dalam posisi lotus, dia meninggal ketika meditasi. Dalam surat wasiatnya, dia meminta secara khusus untuk dimakamkan persis seperti dia meninggal. Anehnya, dia juga meminta agar tubuhnya digali setelah beberapa tahun.

Pada 2002, tubuh Itigilov digambarkan sebagai "dalam kondisi seseorang yang telah meninggal 36 jam yang lalu." Sejak saat itu, jasadnya diawetkan dengan garam yang dikemas, yang membuat Anda bertanya-tanya apakah sang Lama itu benar-benar tidak fana.

3. La Doncella

Kira-kira 500 tahun yang lalu, seorang gadis Inca berusia 15 tahun terjatuh dari sisi curam gunung di Argentina. Pukulan tajam ke kepala membunuhnya dan dia ditinggalkan duduk dengan pakaian dan benda-benda upacara sebagai pengorbanan agama. Suhu dingin dan udara yang kering dan rendah oksigen di Andes melestarikan tubuhnya selama berabad-abad sampai ditemukan pada tahun 1999. Sumber menjelaskan bahwa tidak ada yang tahu nama aslinya, tetapi julukan modern untuknya adalah "La Doncella," yang berarti "Gadis."

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya