Sementara itu, menurut National Library of Medicine, kolagen sendiri adalah protein yang paling melimpah di tubuh, terhitung hampir seperempat dari total massa protein, di mana berfungsi untuk memberikan kekuatan untuk tulang, ligamen, tendon, dan struktur untuk menyembuhkan luka kulit.
Eits, tak hanya sampai situ. Dikatakan juga, ceker bukan hanya sumber kolagen yang baik tetapi juga kaya asam hyaluronic dan chondroitin sulfate, yang keduanya memberikan manfaat bagi kesehatan. Asam hyaluronic memiliki peran penting dalam mempertahankan kelembapan kulit, yang pada akhirnya membantu mencegah terjadinya penuaan kulit.
BACA JUGA:
Di sisi lain, chondroitin sulfate adalah karbohidrat kompleks yang membantu tulang rawan menahan air. Dengan demikian, maka berperan dalam pengobatan osteoarthritis dan masalah sendi lainnya. Bahkan, menariknya, seorang dokter hewan bernama Harry Robertson juga mempelajari potensi ceker ayam untuk meregenerasi neuron, tulang, otot, dan jaringan, di mana hasil dari penelitian ini adalah produk penyembuhan luka yang disebut Revital, yang akhirnya ditarik dari pasar oleh FDA atas kontaminasi bakteri.
(Dinno Baskoro)