Setelah menambahkan faktor lain seperti penyakit dan lingkungan, peneliti menemukan orang yang makan malam sebelum pukul 21.00 memiliki risiko kanker prostat 26 persen dan kanker payudara 16 persen lebih kecil. Hal ini juga berlaku pada orang yang menunggu minimal dua jam untuk tidur setelah makan malam.
"Kanker payudara dan prostat adalah penyakit yang berhubungan dengan kerja malam," kata ketua tim peneliti, Manolis Kogevinas.
Meski demikian, peneliti belum menemukan alasan pasti yang membuat orang makan malam lebih cepat memiliki risiko kanker lebih kecil. Namun, menurut hasil penelitian sebelumnya, orang yang makan malam tepat waktu namun jam tidurnya terbatas berisiko besar terkena kanker tersebut. Jadi, peneliti menyimpulkan makan malam lebih awal menunjukkan gaya hidup sehat yang membuat risiko terkena kanker menurun.
(Utami Evi Riyani)