CANDI Borobudur memang sudah tidak perlu diragukan lagi ketenarannya. Bangunan warisan masa lalu ini tidak hanya sekadar tujuan wisata, tapi juga merupakan salah satu keajaiban dunia yang dilindungi dan dimiliki oleh Indonesia.
Borobudur menjadi semakin menggoda tatkala seorang diva pop dunia, yaitu Mariah Carey direncanakan menggelar konsernya di kawasan candi yang berada di Magelang, Jawa Tengah tersebut pada awal November 2018 mendatang. Uniknya, meskipun nanti akan digelar konser yang tentunya sangat ramai, wisata Candi Borobudur tetap dibuka untuk umum.
BACA JUGA:
Makanan dan Minuman ini Jadi Rahasia Kecerdasan BJ Habibie, Apa Saja?
Keindahan dan keeksotisan Candi Borobudur memang sayang bila dilewatkan. Walau telah berkali-kali menyambanginya, tapi tetap merasa rindu dan ada saja kegiatan yang akhirnya baru pertama kali dilakukan.
Contohnya saja, bagi wisatawan domestik dan mancanegara yang selama ini hanya sekadar berkeliling atau meniti satu persatu anak tangganya, lain waktu jika kembali berkunjung, cobalah untuk berjalan searah jarum jam. Apa yang akan Anda dapatkan? Tentu saja sebuah pengalaman baru, menyaksikan relief candi yang ternyata menyimpan kisah legenda Ramayana.
Jelas saja sudah begitu masyhur di dunia, sebab Candi Borobudur pun merupakan bagian dari tujuh keajaiban dunia dan candi Buddha terbesar di abad ke 9. Selain itu, pada candi yang dibangun pada masa Dinasti Sailendra ini memiliki 1.460 relief, 504 stupa yang memiliki bentuk bangunan berupa punden berundak terdiri dari 10 tingkat.
Menjelajahi tiap sisi Candi Borobudur seharusnya pengunjung dapat melihat petunjuk hidup yang mampu menjauhkan diri dari nafsu dunia, menuju pencerahan, dan kebijaksanaan menurut ajaran Buddha, tidak hanya sekadar berwisata dan berfoto saja. Candi Borobudur pun memiliki 3 zona yang mengisahkan alam dengan berbeda dan tingkatan kehidupan yang lain pula.
BACA JUGA:
Jangan Diremehkan, 5 Tanda Gejala Leukemia Ini Harus Ditangani Serius
Ada zona Kamadhatu, artinya alam dunia yang terlihat dan sedang dialami oleh manusia sekarang. Zona Rupadhatu, artinya alam peralihan, saat manusia telah dibebaskan dari urusan dunia. Zona Arupadhatu, artinya alam tertinggi, rumah Tuhan.
Begitu megah dan penuh makna dari masa lalu, maka tepat rasanya jika diva dunia sekelas Mariah Carey menggelar konsernya di Candi Borobudur. Selain masyarakat Indonesia bisa menyaksikan konser musik, dengan datangnya Mariah Carey ke Indonesia pula dapat menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.
(Santi Andriani)