(Baca Juga:Untuk Diet Mana Lebih Sehat, Makan Sayuran atau Buah?)
Sementara itu, Nila juga menyarankan agar remaja masa kini mau lebih aware dengan gizi tubuhnya. Perbaikan gizi sudah harus dilakukan sejak usia remaja. Jadi, bukan hanya saat perempuan hamil akhirnya mau mengatur asupan gizi. Tapi, sudah sejak masa pertumbuhan, nilai gizi sudah mulai dipeehatikan.
"Bukan maunya kurus doang seperti tubuh para pragawati. Bahkan, kalau hamil penginnya nggak keliatan pembesaran perutnya. Masa remaja menjadi salah satu penentu bagaimana generasi penerus nantinya bisa terbentuk. Kalau orangtuanya saja sudan stunting, maka nanti anaknya pun akan stunting dan terus akan begitu," tambahnya.
(Utami Evi Riyani)