ANDA yang sering membuang pembalut lewat toilet sebaiknya mulai meninggalkan kebiasaan tersebut. Sebab, tumpukan pembalut yang dibuang lewat toilet berpotensi merusak lingkungan serta ekosistem kelautan.
Mayoritas produk untuk mengatasi datang bulan seperti pembalut dan tampon dibuat dari plastik. Tentu saja bahan tersebut akan sulit hancur saat dibuang melewati sistem saluran air yang bermuara di laut. Apalagi plastik adalah salah satu bahan kimia yang sulit terurai secara alami.
Melansir dari Independent, Selasa (3/7/2018), sedikitnya 700 ribu pembalut; 2,5 juta tampon; dan 1,4 juta handuk sanitasi, dibuang lewat toilet di Inggris Raya setiap hari. Data tersebut diperoleh dari Journal of the Institution of Environmental Sciences.
Baca juga :
Komunitas Konservasi Kelautan, bekerja sama dengan Natracare, berusaha untuk menyadarkan lebih banyak orang akan dampak negatif dari sampah-sampah tersebut. Kebetulan, Inggris sedang gencar mengampanyekan bulan bebas plastik sepanjang Juli 2018.
Menurut penelitian mereka, satu pembalut dapat mengandung jumlah plastik yang setara dengan empat kantung plastik biasa. Lebih lanjut, satu buah pembalut butuh waktu kurang lebih 500 tahun untuk terurai di tanah secara sempurna.