PERASAAN senasib mempertemukan para anggota komunitas ini. Bersama, mereka menata kehidupan kembali, saling menguatkan, dan melawan stigma negatif yang ada di masyarakat untuk satu tujuan; menjadi single parent yang baik.
Perasaan hancur sempat menghampiri Prita ketika akhirnya dia harus berpisah dengan suami dan menyandang status janda. Terlebih, Prita memiliki seorang putri yang amat butuh kasih sayang dan perhatiannya. Ya, sama sekali tidak pernah terlintas sedikit pun dalam benaknya bahwa mahligai rumah tangganya harus berakhir.
Awalnya terasa sulit untuk menerima kenyataan. Namun, dari media sosial, dia bertemu teman SMA-nya dulu, Risma, yang dia lihat amat tabah, sabar, dan ikhlas menghadapi kenyataan pahit yang harus ditelan serupa dirinya. “Lebih penting lagi, Risma bisa survive melewati semuanya tanpa dendam, itu yang aku perlukan untuk bisa lulus dari ujian hidup ini,” tutur Prita yang hobi menari ini.
Lewat Risma, Prita akhirnya bergabung dengan Spinmotion. Komunitas yang senasib inilah yang akhirnya mendukung Prita untuk tetap bertahan dan menjadi single parent yang baik bagi putri semata wayangnya. “Di sini kita bisa nambah saudara, saling menguatkan, nambah ilmu, saling share hal positif, dan dengan segala keterbatasan yang dimiliki, kita tetap saling membantu,” beber Prita.
Single parent. Foto Shutterstock