Baca juga: Miliki Suara Merdu, Nissa Sabyan Ternyata Pandai Berpenampilan, 5 Gayanya Ini Bikin Hati Terasa Adem
Dalam arti lain, otot sphincter inilah yang mengendalikan kapan air seni dapat dikeluarkan dari kandung kemih. Nah, jika terlalu sering menahan kencing, ada kemungkinan Anda tidak dapat lagi mengendalikan otot sphincter eksternal. Memang dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencapai titik tersebut.
Dampak negatifnya, kandung kemih pun akan terisi lebih cepat sehingga membuat keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih tinggi dari sebelumnya. Selain itu juga bisa menyebabkan gangguan serius yang disebut dengan istilah retensi urin. Ini adalah kondisi di mana urin terlalu lama tersimpan di kandung kemih.
Baca juga: 7 Gejala Anemia yang Tak Boleh Diabaikan, Salah Satunya Ingin Makan Benda Aneh
Mengingat kandung kemih merupakan ‘kantung limbah’ yang hangat, organ tubuh itu bisa jadi tempat perkembangbiakan bakteri yang dapat memicu berbagai penyakit berbahaya seperti gagal ginjal, dan berakir pada kematian. Bagaimana Okezoners, masih mau menunda-nunda buang air kecil?
(Fakhri Rezy)