Pihak operator menampilkan Hello Kitty di jendela, kursi (seat cover), dan lantai kereta. Bodi kereta pun dicat dengan warna pink khas Hello Kitty. Tak pelak, kereta peluru yang mampu melaju hingga 300 kilometer per jam (km/jam) itu tampak imut.
Sesuai dengan tujuan utama untuk menarik turis, kereta/gerbong pertama sengaja tidak diberi kursi. Sebab, tempat itu khusus dirancang sebagai toko cinderamata berjalan agar wisatawan dapat dengan mudah membeli barang-barang serta makanan dari wilayah barat Jepang.
Di gerbong kedua, pihak operator sengaja memasang boneka Hello Kitty yang didandani dengan seragam khas pegawai kereta api. Dihias dengan warna pink khas Hello Kitty, gerbong tersebut juga dibubuhkan tulisan ‘Hello Kitty Shinkansen’. Spot tersebut sengaja dirancang agar penumpang bisa puas berfoto.