Permainan Susun Balok Bisa Membentuk Kepribadian Anak, Ini Kata Ahlinya

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Rabu 27 Juni 2018 10:05 WIB
Permainan Balok Bangunan (Foto: Indiatimes)
Share :

Untuk mendukung penelitiannya, Schmitt mengajak anak-anak berusia 3 sampai 5 tahun untuk ditugaskan pada kelompok intervensi yang berpartisipasi dalam 14 sesi bermain kelompok kecil yang berlangsung 15 hingga 20 menit. Dimal mana, anak-anak ini diberikan set balok kayu yang bervariasi dalam bentuk dan ukuran dan diberikan permintaan singkat sebelum setiap sesi dimulai.

“Di sesi pertama, kami meminta anak-anak untuk membangun menara. Pada akhir intervensi, kami meminta mereka untuk mereplikasi gambar struktur kompleks yang telah kami bangun sebelumnya. Kami pikir petunjuk ini membantu anak-anak untuk terlibat dengan konsep matematika dan juga mempraktikkan keterampilan fungsi eksekutif mereka lebih dari yang mereka miliki tanpa petunjuk,” katanya.

Dua hingga tiga penilaian selama 20 hingga 30 menit, yang dilakukan di ruang yang tenang sebelum dan sesudah serangkaian intervensi, mengungkapkan pola pertumbuhan di antara anak-anak yang berpartisipasi dalam permainan balok semi-terstruktur.

"Ini bukan hanya memblokir permainan, permainan ini sengaja menggunakan blok bermain untuk memfasilitasi pengembangan keterampilan diri," jelas Schmitt.

(Renny Sundayani)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya