Selain itu, papan selamat datang untuk tamu yang ditempatkan di depan gedung pernikahan terbuat dari kotak kardus bekas TV LED. Keduanya juga membuat poster dari kertas bekas dan barang-barang lainnya untuk mendekorasi gedung pernikahan.
Bahkan, souvenir yang diberikan untuk para tamu terkesan tidak biasa. Pasangan ini memberikan benih tanaman dan membungkusnya dengan potongan kain. Deepa dan Prashin ingin para tamu menanam benih tersebut di mana saja.
"Ada banyak kesalahpahaman tentang apa sebenarnya ramah lingkungan. Vendor berargumen bahwa menggunakan kertas tisu dapat dibenarkan karena bio-degradable tapi mereka tidak memahami jika untuk membuat tisu perlu ribuan pohon untuk dipotong," ungkap Prashin yang juga seorang fotografer freelance seperti yang dikutip dari Indian Today, Senin (25/6/2018).
Deepa merasa meyakinkan vendor untuk menggunakan produk ramah lingkungan dalam pernikahannya, menjadi tugas yang paling berat sekaligus membosankan.
Baca Juga: Romantis! Pasangan Ini Menikah dalam Pesawat 45 Menit Sebelum Mendarat