Jangan Sembarangan Terapi Sengat Lebah, Bisa Berakibat Fatal Lho

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis
Senin 25 Juni 2018 12:43 WIB
Ilustrasi lebah menyengat (foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Dulu dihindari, kini sengatan lebah banyak dicari sebagai terapi akupunktur untuk pengobatan nyeri sendi dan rematik. Namun tunggu dulu. Meski dipercaya bermanfaat, terapi sengat lebah bisa menimbulkan risiko berbahaya bila dilakukan sembarangan.

Terapi sengat lebah tingkatkan risiko syok anafilaktik

Sengatan lebah mengandung racun yang dapat menyebabkan reaksi alergi, mulai dari kulit memerah dan bengkak terasa panas hingga gatal-gatal pada titik sengatan. Bagi kebanyakan orang, reaksi alergi yang terjadi akibat disengat lebah hanya bersifat sementara dan tidak berbahaya.

Baca Juga: Unik, Keripik Ini Ternyata Terbuat dari Limbah Makanan

Meski begitu, efek sengatan lebah dapat berpotensi fatal pada beberapa orang yang memiliki riwayat alergi, jika memakai banyak sengatan dalam satu kali sesi, atau jika terapi tersebut dilakukan berulang beberapa kali. Reaksi alergi parah yang terjadi akibat sengatan lebah bisa berujung pada syok anafilaktik.

Foto: Shutterstock

Pertama kali Anda terkena zat pemicu alergi, dalam hal ini adalah racun lebah, sistem kekebalan tubuh Anda akan belajar untuk mengenali dan melawannya dengan memproduksi antibodi. Namun, paparan berulang membuat residu racun lebah menumpuk dalam tubuh selama bertahun-tahun. Pada akhirnya, racun tersebut bisa berbalik menyebabkan sistem kekebalan tubuh Anda memunculkan respon berlebihan yang memengaruhi seluruh tubuh dan dapat menempatkan hidup Anda dalam bahaya.

Hal inilah yang terjadi pada seorang wanita paruh baya asal Spanyol yang meninggal dunia setelah menjalani terapi sengat lebah. Padahal, ia sebelumnya sudah bertahun-tahun menjalani terapi ini tanpa ada keluhan apa-apa.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya