Sejak restoran itu tutup, warganet menyalahkan promosi all you can eat untuk hot pot ala China tersebut bukan ide yang bagus. Sebab, hot pot merupakan salah satu menu paling populer di Negeri Tirai Bambu.
Baca Juga: Nenek Ini Bocorkan Rahasia Umur Panjang hingga 105 Tahun!
Seorang warganet mengatakan, pengelola restoran terlalu berani dengan ide promosi tersebut. Sedangkan yang lain dengan setengah bercanda meminta agar setiap pengelola restoran jangan meremehkan tingginya selera makan orang-orang di China.
Meski merugi, para pemilik sama sekali tidak menyalahkan pelanggannya. Salah satu pemilik, Su Jie menuturkan, dirinya hanya bisa tidur selama 2-3 jam setiap hari selama dua pekan yang gila tersebut. “Perilaku kurang beradab dari para pelanggan adalah masalah kedua, masalah utamanya adalah manajemen kami yang buruk,” ucap Su Jie.
(Martin Bagya Kertiyasa)