Jaya yang memiliki darah Jawa dari ibunya ini, menghabiskan masa kecilnya dengan mempelajari budaya Jawa. Kemudian hijrah ke Inggris untuk berkuliah, hingga akhirnya kembali lagi ke tanah air pada 1990an, dan mendirikan sebuah studio desain.
3. Berkolaborasi dengan pengusaha Bruce Goldstein
Tahun-tahun selanjutnya Jaya Ibrahim selalu meningkatkan sepak terjangnya di ranah desain interior. Pada 2005, dia berhasil mendirikan Jaya International Design bersama dengan seorang pengusaha Bruce Goldstein, yang juga mengarahkan semua kegiatan desain.