Bahaya Sampah Plastik Jangka Panjang yang Tidak Anda Duga

Pradita Ananda, Jurnalis
Selasa 05 Juni 2018 14:20 WIB
Ilustrasi sampah plastik (Foto: Reuters)
Share :

Mengonsumsi semua sampah plastik tersebut, maka artinya hewan-hewan ini telah menelan semua racun yang tidak dapat dicerna sebagai pengganti makanan. Tentu saja hal ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan hewan-hewan itu sendiri. Sayangnya, dikatakan sejauh ini bahwa sampah laut merusak lebih dari 600 spesies. Kerusakan spesies laut inilah yang dianggap sebagai awal dari kepunahan massal keenam di Bumi. Mengerikan bukan?

Mengapa kita harus merasa khawatir dengan polusi plastik di laut? Ketahuilah bahwa membunuh makhluk-makhluk laut itu berdampak buruk bagi manusia. Plastik-plastik yang tidak sengaja termakan oleh para biota laut masuk ke pencernaan hewan dan secara tidak langsung, kita sendiri lah yang memakan kembali sampah plastik yang dibuang ke laut ketika mengonsumsi hewan-hewan laut tersebut. Sehingga seperti bahaya untuk hewan, maka plastik tersebut pun bisa masuk ke jaringan tubuh dan mengakibatkan konsekuensi yang berpotensi membahayakan.

Selain itu, dampak negatif lainnya ialah pencemaran udara. Mekanismenya ialah di mana mikropartikel plastik dari kosmetik dan microfiber dari pakaian sintetis dicuci dan larut ke dalam sistem pembuangan kotoran. Selain berakhir di laut, seperti penjelasan dari Professor Frank Kelly, seorang ahli kesehatan lingkungan dari King's College London, yang mengatakan bahwa jangka panjang limbah plastik ini bisa terbawa oleh angin. Partikel-partikel lain terperangkap dalam limbah yang digunakan untuk menyuburkan ladang pertanian kemudian mengering dan terbawa dan tertiup oleh angin Setelah itu mengering, itu mungkin saja diambil dan ditiupkan oleh angin.

“Ada kemungkinan nyata bahwa beberapa mikropartikel itu akan terperangkap ke udara dan mereka akan dibawa kemana-mana dan akhirnya kita akan menghirupnya,” jelas Frank. Demikian seperti diwarta Independent, Selasa (5/6/2018).

(Utami Evi Riyani)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya