CANDI Borobudur tidak hanya menjadi tempat wisata untuk berfoto saja, tetapi juga menyimpan makna, terutama pada ukiran-ukiran relief. Candi yang terletak di Magelang, Jawa Tengah, itu mencerminkan ajaran Buddha Mahayana, di mana semakin ke atas menyimbolkan tingkat kesempurnaan.
Melansir dari Indonesiatravel, Selasa (29/5/2018), bagian paling bawah atau Kamadhatu menyimbolkan perilaku penuh angkara murka dan hawa nafsu. Perilaku tersebut menyebabkan seseorang masuk ke dalam neraka di kehidupan setelah kematian.
Baca juga: Mitos dan Fakta di Balik Megahnya Candi Borobudur, Percaya atau Tidak?
Bagian tengah yang terdiri dari empat tingkat dinamakan Raphadatu atau tempat manusia dibebaskan dari nafsu dan hal-hal duniawi. Sedangkan bagian atas termasuk tiga teras melingkar yang mengarah ke pusat kubah disebut Arupadhatu atau tempat dewa bersemayam alias nirwana.