Sementara itu, karyawannya dianggap berbuat kesalahan fatal dan kini dipecat. Ia juga akan mengevaluasi kinerja para karyawan gerai kopinya itu supaya tak menyisakan citra buruk.
“Sejak insiden yang terjadi April lalu, kami telah berkomitmen untuk mengevaluasi kebijakan dan praktik lain,” terangnya.
Atas kejadian ini, CEO Kevin berjanji bahwa akan melatih karyawannya supaya tidak semena-mena terhadap pelanggan. Termasuk mengajari mereka dalam kondisi apa harus menelefon pihak kepolisian tanpa harus mengganggu kenyamanan pengunjung.
"Kebijakan ini kami berlakukan di semua gerai Starbucks Amerika Serikat," tambahnya.
(Renny Sundayani)