(Foto: Reuters)
Perubahan tersebut tidak terjadi begitu saja. Ahli lingkungan dan sejarah sejak beberapa dekade lalu sudah mengingatkan adanya risiko jelaga dan asap dari cerobong yang menempel di tembok serta marmer.
Turis asal Argentina, Francesco, menyayangkan adanya perubahan warna di salah satu ikon India tersebut. Ia berharap otoritas Kota Agra akan segera membersihkan kotanya dan melakukan sesuatu untuk menjaga keindahan Taj Mahal.
(Helmi Ade Saputra)