Mengenal Lupus LES Penyakit Seribu Wajah

Koran SINDO, Jurnalis
Kamis 17 Mei 2018 10:52 WIB
Ilustrasi. Foto: Shutterstock
Share :

 Ilustrasi: Reuters

"LES dapat menyerang jaringan dan organ tubuh mana saja, mulai tingkat gejala ringan hingga parah,” ucap Sumariyono di Jakarta beberapa waktu lalu. Dia menuturkan, hingga kini faktor risiko LES belum diketahui secara jelas. Namun, faktor genetik, imunologik, hor monal, dan lingkungan diduga memegang peran penting sebagai pemicu.

[Baca Juga: Bisakah Perempuan dengan Penyakit Lupus Hamil? Begini Penjelasan Dokter]

Sumariyono menjelaskan, untuk faktor genetik, sekitar 7% pasien LES memiliki keluarga dekat (orangtua atau saudara kandung) yang juga didiagnosis LES. Faktor lingkungan dipicu infeksi, stres, makanan, anti-biotik (khususnya kelompok sulfa dan penisilin), cahaya ultra violet (matahari), penggunaan obat-obatan tertentu, merokok, paparan kristal silica.

Sementara faktor hormonal umumnya, perempuan lebih sering terkena penyakit LES dibandingkan laki-laki. Meningkatnya angka pertumbuhan penyakit LES sebelum periode menstruasi atau selama kehamilan mendukung dugaan hormon estrogen menjadi pencetus penyakit LES. “LES memiliki gejala yang mirip penyakit lain sehingga sulit dideteksi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya